Posted by: azar on: September 20, 2009
it’s just better to be yourself than to try to be some version of what you think the other person wants -Matt Damon
That don’t kill me can only make me stronger -Kanye West
Posted by: azar on: August 27, 2009
Grup band Jepang yang dibentuk oleh 4 orang mahasiswa kedokteran gigi. hampir sama seperti band Gorillaz, band ini juga ga’ pernah nunjukkin wajah atau diri mereka ke publik, cuman lagu-lagu mereka cukup terkenal dan sering pula dipakai sebagai soundtrack dorama si..
translation dari salah satu lagu mereka, Ayumi:
We’re all lost in our thoughts, bearing various obligations
There are dreams we turn towards, while reaching out to others
Clench your teeth and lift your chin up
“Screw this! I’m not losing!” Steel your heart
And move forward little by little
Even if it’s muddy now a large flower will bloom one day
Place your hand on your heart and ask yourself, “Am I doing all I can?”
Come on, let’s go!!! Let’s make it better now
Realize that you’ll see tomorrow someday, each footstep is not in vain
Just be proud in these important days and let’s continue our “walk”
Everyone stumbles when things don’t go the way they planned
We think we’re the only ones and close our hearts, giving up
I felt pitiful when people made fun of me
I would blame someone else and run away
I couldn’t stand being so weak
Someday we’ll meet our ultimate selves
So you should laugh when you’re feeling miserable
Can you see what’s important?
Come on, let’s go!!! I know you can make it to your tomorrow
Realize that you will see it someday, each footstep becomes you
Raise your fist in these important days and let’s continue our “walk”
Hey yo! Just keep on walking it!!!
That’s all you need to do
Being special is nothing but a lie
Every walking day made you what you are now
I sweated as I moved forward and made myself, now here I stand
Don’t cry, don’t lose the heart to go after your enormous dream
Have unfading courage in your heart
The key that opens up the your unseen tomorrow
Realize that you’ll see tomorrow someday, each footstep is not in vain
Just be proud in these important days and let’s continue our “walk”
Realize that you will see it someday, each footstep becomes you
Raise your fist in these important days and let’s continue our “walk”
Posted by: azar on: August 27, 2009
Aku yang bodoh
Yang menganggap semua akan tiba-tiba tertarik kepada diriku begitu saja
Meski kutahu tak ada magnet yang cukup kuat di diriku
Yang bahkan seringkali tidak tahu topeng mana yang harus kupakai di suatu kesempatan
Meski aku tahu tak ada dari satu topeng itu yang benar mencerminkanku
Yang berharap dengan tertutupnya mulut sadis ini untuk sekian lama, semua akan jadi berbeda
Meski akhirnya kutemukan bahwa tidak ada yang sesungguhnya memperhatikan usahaku untuk menutup rapat mulut ini
Yang seringkali menolak kesempatan yang dengan baiknya mau membukakan pintu untukku
Meski kutahu itulah yang kuinginkan
Yang tetap takut dan pengecut terhadap dunia
Meski selalu kuteriakkan kepada diriku untuk menghadapinya
Hey Aku yang bodoh!!
Mau sampai kapan kau akan terus begini?!
Tidakkah kau lihat jika kau mau mencoba, semua jalan akan terbuka
Tidakkah kau lihat jika kau berusaha untuk menjadi yang lainnya, kau hanya akan kehilangan dirimu sendiri tanpa mendapatkan apapun yang sebenarnya kau harapkan
Tapi tunggu, ini bukan berarti aku menyuruhmu untuk menjadi dirimu yang menyedihkan itu lagi
Teruslah mencoba segala sesuatu yang akan membuat dirimu jadi lebih baik
Tapi.. tetap pertahankanlah kecirianmu yang tidak merugikanmu
Dengan demikian kurasa kau tetap dapat menjadi dirimu sendiri.. namun mungkin lebih baik kali ini.
Posted by: azar on: June 6, 2009
suatu keterpaksaan ternyata tidak selalu berdampak buruk bagi diri kita. ada kalanya diri kita memang memerlukan suatu keterpaksaan untuk bisa terus maju dan menghadapi segala ketakutan.
keterpaksaan untuk melakukan sesuatu yang baik dan untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada awalnya memang akan terasa buruk, namun semua itu akan membaik dengan semakin terbiasanya kita untuk melakukannya.
Posted by: azar on: April 15, 2009
Siapa sebenarnya orang yang kita sebut sebagai sahabat? Apakah dia seperti yang selalu diumbar-umbarkan massa selama ini? Yang selalu ada saat dibutuhkan, yang sangat mengerti diri kita, dsb. Apakah memang ada seseorang yang benar-benar seperti itu di lingkungan terdekat kita? Apakah ada seseorang yang akan selalu ada di saat kita membutuhkannya, padahal kita tahu bahwa tentunya ia juga memiliki kehidupan sendiri yang harus ia dijalani dan tidak bisa seolah selamanya hanya mengurusi kita. Apakah ada seseorang yang akan selalu mengerti diri kita, padahal kita sendiri menyadari bahwa ada kalanya kita bahkan tidak mengenal dan mengerti diri kita sendiri. Segala sesuatu yang kita dapatkan melalui massa seringkali tidak sesuai dengan apa yang nyata terjadi, sehingga kita seolah selalu saja berusaha mencari apa yang sebenarnya tidak dapat benar-benar kita temukan di sekitar kita. Kita berusaha mencari segala sesuatu yang cocok dan sesuai dengan kriteria massa, bukan sesuatu yang dapat kita terima dengan apa adanya. Bila kita terus mencari apa yang terkadang semu untuk ditemukan dan digapai, well.. what a waste of time.
Posted by: azar on: April 15, 2009
Mungkin kita semua sudah menyadari bahwa manusia memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi, namun sudahkah kita menyadari bahwa ada saatnya kita harus berhenti untuk mencari tahu segala sesuatunya? Ketika apa yang kita cari tahu bukanlah sesuatu yang sebenarnya harus kita ketahui, yang bukan merupakan hak kita untuk tahu mengenainya. Ketika apa yang kita cari tahu seolah malah menjauh menghindari diri kita yang terus mengejarnya. Ketika apa yang kita cari tahu sebenarnya bukanlah kebutuhan yang harus kita penuhi namun hanya umpan bagi hasrat rasa ingin tahu kita yang sulit untuk dikendalikan.
Posted by: azar on: April 15, 2009
Tanpa disadari, seringkali apa yang kita lakukan kepada orang lain merupakan pencerminan dari apa yang kita ingin orang lain lakukan kepada kita. Seperti ketika kita berusaha untuk membantu orang lain memecahkan masalahnya, tanpa kita sadari mungkin justru kita-lah sebenarnya pihak yang harus dibantu, dan kita mengharapkan di luar sana ada seseorang yang akan datang tiba-tiba untuk membantu kita keluar dari masalah yang sedang dialami sekarang.